Berlin, Jerman, (ANTARA News) - Di Jerman, seorang istri menuntut cerai suaminya dengan alasan ia muak dengan kebiasaan sang suami yang senang bersih-bersih, demikian Reuters, Jumat.
Media lokal Jerman melaporkan, perempuan yang menutut cerai itu sudah bertahan dalam pernikahan selama 15 tahun terakhir dengan pria yang punya hobi berbenah di rumah, bersih-bersih, dan menata ulang perabot rumah tangga. Namun nampaknya ia kehilangan kesabaran ketika sang suami merobohkan lalu membangun dinding baru di rumah hanya karena dinding yang lama nampak kotor.
Hakim pengadilan perceraian di kota Sondershausen, Christian Kropp, menjelaskan hal tersebut kepada media pada Kamis (2/4). Ia berkomentar, “Saya belum pernah menangani kasus perceraian dengan alasan seperti ini.”(*)
Yach, aku juga belum pernah mendengar adanya kasus perceraian gara-gara itu. Namun, aku pernah menyaksikan seorang suami yang juga terlalu sering bersih-bersih rumah. Begitu “rajin”-nya dia, sampai-sampai ia merobohkan sebagian tembok pagar rumah mereka untuk dijadikan pintu gerbang; sedangkan pada gerbang yang lama, dia menutupnya dengan tembok baru. Akibatnya, sang istri marah-marah dan berduka-cita, menangis sampai berhari-hari.
Mengapa sang istri murka dan teramat sedih? Rupanya, suaminya suka bertindak semaunya sendiri tanpa meminta pertimbangan dari sang istri.
Belakangan, sang suami mengurangi kebiasaan buruk ini dengan lebih sering bermusyawarah dengan sang istri. Mungkin karena itulah hingga kini rumah-tangga mereka masih utuh.
sumber:
http://shodiq.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar