Get paid To Promote at any Location

Jumat, 03 April 2009

Indonesia Terus Tertinggal Karena Mutu Pendidikan Rendah

Medan (SIB)
Caleg PKDI (Partai Kasih Demokrasi Indonesia) untuk DPR RI Dapil Sumut 1 (Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai) Ir Agus Purba MM menilai perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan meski telah semakin membaik, namun masih harus lebih dioptimalkan. Ia menilai, kondisi carut-marutnya kehidupan bangsa Indonesia, tidak terlepas dari masih rendahnya mutu pendidikan kita.
“Masalah pendidikan adalah masalah yang sangat serius. Negara kita tertinggal jauh baik di pembangunan maupun kesejahteraan masyarakatnya di banding negara tetangga Malaysia karena memang ilmu pengetahuan rakyat Indonesia kalah dibanding rakyat Malaysia,” kata Ir Agus Purba MM, Rabu (1/4) di Medan.
Indonesia bahkan tertinggal jauh dibanding Singapura dan Korea Selatan. Ketertinggalan ini letaknya adalah di kualitas SDM yang merupakan dampak dari rendahnya mutu pendidikan.
Peningkatan mutu pendidikan tersebut, katanya harus didukung dengan pengalokasian dana APBN dalam porsi yang prioritas nomor satu. Menurutnya, porsi 16 % APBN untuk pendidikan pada tahun 2009 memang telah menunjukkan perbaikan. Namun di tengah ketertinggalan mutu pendidikan selama ini, maka perlu penambahan alokasi yang mencapai di atas 20%.
Apalagi jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia yang mengalokasikan anggaran untuk pendidikan 25%, Singapura (30%), Thailan (20%), Vietnam (20%), Philipina (20%), India (30%), alokasi APBN untuk pendidikan di Indonesia jelas masih tertinggal.
Pembenahan dunia pendidikan di Indonesia, ungkapnya dirasakan sangat berat mengingat 75 % dunia pendidikan di Indonesia dikelola swasta yang notabene lembaga pengelola sekolah swasta itu umumnya masih lemah. Pemerintah, menurut Agus Purba, selama ini masih memfokuskan perhatiannya ke lembaga sekolah milik pemerintah.
Dengan kondisi itu, maka jalan satu-satunya pemerintah Indonesia harus berani mengurangi porsi anggaran di sektor lain untuk dialihkan ke sektor pendidikan. Hal ini tidak bisa ditunggu-tunggu lagi karena jika tidak Indonesia bukannya mengejar ketertinggalan di banding negara lain, melainkan semakin jauh tertinggal.
“Memperjuangkan penambahan anggaran pendidikan dan pembenahan secara menyeluruh terhadap sistem pendidikan, termasuk moralitasnya adalah menjadi misi utama saya jika berhasil duduk di DPR RI,” tegasnya.
Menurut Ir Agus Purba MM yang merupakan dosen di sejumlah perguruan tinggi di Jakarta dan pelaku wiraswasta, perubahan yang besar untuk meningkatkan dunia pendidikan di Indonesia membutuhkan dukungan orang-orang di parlemen yang memiliki komitmen terhadap dunia ilmu pengetahuan. Sebagai anak seorang guru, Ir Agus Purba MM yang beristrikan Rotua Anastasia Sinaga SE MMA mengaku telah memiliki konsep yang jelas dan terarah dalam mendorong pemerintah Indonesia memperbaiki dunia pendidikan.
“Lembaga legislatif DPR RI juga punya tanggungjawab membenahi dunia pendidikan. Untuk itu sudah saatnya masyarakat memilih dan memberikan dukungan kepada caleg-caleg yang memiliki perhatian terhadap pembenahan pendidikan,” paparnya.(M13/d)

sumber:
http://hariansib.com/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar